Dalam implementasi IT Security, terdapat dua jenis aliran yang berbeda dalam melakukannya: pertama adalah multi vendor – beli yang terbaik untuk masing-masing keperluan spesifik, tidak hanya dari satu vendor saja, dan menggabungkankanya menjadi satu sistem utuh, dan single vendor: Hanya menggunakan satu jenis vendor saja untuk semua keperluan, dan mengandalkan vendor tersebut untuk dapat bekerja dengan baik.
Secara umum, permasalahan single vendor vs multi vendor merupakan permasalahan umum di dalam dunia IT, terkait dengan hardware dan software yang digunakan [CHU08], bukan hanya permasalahan di dalam bidang IT security saja. Setiap pengadaan barang terkait IT akan memicu permasalahan tersebut.
Single vendor biasanya dipelopori oleh vendor terbesar di dalam bidang tersebut, yang di dalam bidang IT Security hal ini dilakukan oleh Cisco. Sedangkan solusi multivendor banyak ditawarkan oleh vendor-vendor lainnya.
Sesungguhnya, pemilihan penggunaan single vendor vs multi vendor sangat tergantung pada kasus pengguna layanan IT security tersebut. Oleh karena itu, pembagian kasus untuk masing-masing solusi dapat dibagi menjadi 2 hal dibawah ini.
Perusahaan-perusahaan yang memiliki data yang sangat besar, dengan sistem informasi yang tidak terstruktur dengan baik, dan kebutuhan untuk implementasi sistem keamanan dengan waktu yang relatif cepat tentunya akan lebih baik menggunakan sistem single vendor. Hal ini mengingat pengelolaan datanya sendiri sudah sangat menyulitkan. Penggunaan sistem single vendor yang relatif lebih mudah diimplementasi akan sangat memudahkan perusahaan seperti ini [CHU08].
Sebaliknya, jika secara teknis sebuah perusahaan sudah memiliki sistem informasi yang baik, jumlah data yang diproses tidak terlalu besar, dan memiliki ketertarikan untuk melakukan penghematan di bidang IT security, perusahaan tersebut akan lebih baik menggunakan solusi multi vendor untuk mengoptimisasi sistemnya, karena sifat multi vendor yang dapat mengurangi cost asalkan dikombinasikan dengan tepat dan memiliki tenaga ahlinya[CHU08].
Sesuai dengan paparan diatas, kesimpulan dari single vendor vs multivendor ini adalah bahwa penggunaannya tergantung dari keadaan serta kebutuhan dari perusahaan yang akan mengimplementasi. Karena dari kelebihan dan kekurangan masing-masing solusi, jika digunakan dengan tepat akan menghasilkan hasil yang maksimal.
Referensi :
[CHU08] http://chucksblog.typepad.com/chucks_blog/2008/04/single-vs-multi.html Last access : 290609
Recent Comments